Luar Biasa!! Kades Panundaan Aan Tidak Tahu Ada Hibah Geodipa Melalui BUMDESma Sugih Alam Lestari

Kabupaten Bandung Rois7

PT Geo Dipa Energi Unit Patuha memberikan Hibah Besi Scrap (besi bekas) melalui ajuan proposal yang diajukan oleh BADAN USAHA MILIK DESA BERSAMA SUGIH Alam Lestari ( BUMDESMA SAL ) dua tahun yang lalu.

Hibah yang diberikan PT Geo Dipa Energi bukan berbentuk Uang, tetapi berbentuk besi bekas (Scrap ) Proyek Pengeboran Sumur baru Pembangkit listrik Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit2.

Hibah Besi Scrap yang di terima BUMDESma sal selanjutnya di jual. Uang Hasil penjualan Besi Scrap selanjutnya di belikan Speaker untuk di Hibahkan kepada 11 ( sebelas) RW di 3 Desa Penyangga yang terlintas jalur ke arah Proyek PLTP Geodipa. Pada saat pemberian Hibah Speaker di hadiri Kepala Desa Panundaan Aan An Romdon, Kepala Desa Sugih Mukti, dan Kepala Desa Alamendah di wakilkan Om Luken.

Hal itu disampaikan Bendahara BUMDESma Sugih Alam Lestari Hasrat kepada awak media di kediamannya.

BUMDESma Sugih Alam Lestari yang dibentuk oleh 3 (tiga ) Desa Penyangga PLTP PT Geodipa Unit Patuha yaitu Desa Sugih Mukti, Desa Alamendah, dan Desa Penundaan sebagai Ketua H. Oman ( Ketua Bumdes Desa Sugih Mukti), Bendahara Hasrat.

Informasi yang diterima dari Bendahara BUMDESma Sugih Alam Lestari Hasrat warga Desa Alamendah, mengatakan kepada awak Media, Rabu (30/4/205), bahwa Hibah yang diberikan bukan berupa uang tetapi berbentuk Besi Scrap ( besi bekas), merupakan hasil ajuan Proposal BUMDESma sal, katanya.

“Hibah Besi Scrap ini hasil dari ajuan Proposal BUMDESma sal. Peruntukan Beli Speaker, untuk sampah, segala macam ‘ternyata Dananya tidak tercapai, jadi kita hanya bisa membeli Speaker saja, ” ujarnya .

Neto bersih Besi Scrap hibah dari Geodipa setelah diotong falasi Besi Scrap, tidak cukup memenuhi hibah yang tercantum pada proposal, hannya bisa membeli Speaker buat RW.

Hasrat, menjelaskan,” Neto Besi Scrap, Totalnya 17 Ton 9 Kg setelah di potong falasi ‘karena besinya itu sudah tidak utuh lagi, jadi seperti tanah, jelasya.

” Harga Besi Scrap lagi turun Rp 2.500/Kg nya, sebelum jadi itu harga Rp 4.500/Kg. Jadi dari hasil penjualan Besi Scrap 17 Ton 9 Kg dengan harga Rp 2.500/Kg Totalnya Rp 42.584.500 . Kita UP dari RAB itu sekitar Rp 100 jutaan tengahnya,” Ujar Hasrat.

Menurutnya,” Uang Rp 42.584.500 dari penjualan Besi Scrap, dipergunakan Rp 28.000.000 untuk membeli 12 Speaker seharga Rp 2.500.000/Unit. Pembagiannya 11 Speaker diserahkan ke RW + 1speaker untuk BUMDESma. Pada saat penyerahan hibah Speaker di laksanakan di kantor Desa Sugih Mukti dihadiri oleh Kepala Desa Panundaan Aan an Romdon, Kades Sugih Mukti, dan Kades Alamendah di wakilkan sama Om Luken.

Diambil’ dari Rp 42 Juta, kan’ ada Sisanya, cuma pengeluarannya itu dari awal pengeluaran operasional bolak-balik ongkos 2 tahun kesoreang, beberapa kali pertemuan , belajar meting dan ada sedikit untuk Kades ,” ungkap Hasrat.

Seputar pengadaan Matrial Split proyek Geodipa, BUMDESma sal ikut berperan di depan berhubungan langsung dengan pihak Geodipa maupun Pelaksana Proyek.

Bendahara BUMDESma sal Hasrat juga menjelaskan,” untuk pengadaan proyek jalan Bumdesma’ yang masuk ke Geodipa. Untuk pembagian sekarang ada 3 (tiga), yang Pertama BUMDESma sal 40%, ke 2 (dua) Alur 30%, ke 3 (tiga) Aliansi 30% ,” Ucapnya.

Seputar pengadaan Sembako ada perubahan dari Geodipa.

Hasrat, menjelaskan bahwa Sembako sifatnya pengadaan, yang biasanya langsung ke tiap-tiap BUMDES yang setiap lebaran “yang sekarang melalui melalui lelang. Kalau nilai sembako admin yang pegang data-datanya, kalau ini saya yang pegang,” pungkas Hasrat Bendahara BUMDESma sal.

Sebelumnya, tim Media sudah menjumpai H.Oman Ketua BUMDESma Sugih Alam Lestari , mengatakan dia tidak tahu jumlah Hibah dari Geodipa,” Silahkan jumpai saja bendahara BUMDESma Hasrat di rumahnya, atau di pasar Selasa lapang panundaan. Karena saya kurang tahu lebih jelasnya ke Hasrat,” Katanya di kantor BUMDES Desa Sugih Mukti, Selasa (22/4/2025).

Diharapkan, semua pihak ikut mengawasi anggaran, maupun program dari Geodipa, demi keadilan, dan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat yang terdampak secara langsung aktivitas Proyek Geo Dipa Energi ataupun warga yang terlalui mobilitas karyawan BUMN PLTP PTGeo Dipa Energi Unit Patuha. Sehingga Keberadaan Geodipa dapat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat di tiga desa .

Kepala Desa Panundaan Aan an Romdon Kurniawan, pada saat dihubungi melalui Wash-up pribadinya, memberikan jawaban,

Pertanyaan
“Katanya sisa dari uang penjualan Besi bekas dari Geodipa di bagi ke Desa….

Jawab kades

“Aduh ga tahu itumah…”

Pertanyaan
“Apa kades benar dapat bagian dari penjualan Besi Scrap hibah dari Geodipa ….

Jawab kades

“Tahu juga engga…. Apa lagi dapat bagian 😔 ga mungkin….

Diharapkan, semua pihak ikut mengawasi anggaran, maupun program dari Geodipa, demi keadilan, dan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat yang terdampak secara langsung aktivitas Proyek Geo Dipa Energi ataupun warga yang terlalui mobilitas karyawan BUMN PLTP PTGeo Dipa Energi Unit Patuha. Sehingga Keberadaan Geodipa dapat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat di tiga desa . Bukan sebaliknya bermanfaat bagi orang-orang tertentu.
( cu)