LUAR BIASA! Direktur RSUD Cililin Dr. Hj. Neng Siti Djulaeha Terjun Langsung ke Lapangan, Cek Pasien Rawat Jalan & IGD Setiap Hari Demi Kenyamanan Rakyat!
Bandung Barat (KBB) Rois7
Sebuah dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh Direktur RSUD Cililin, dr. Hj. Neng Siti Djulaeha, S.P., P.K. Di tengah kesibukan manajerial yang padat, beliau memilih untuk tidak duduk nyaman di balik meja kantor. Sebaliknya, setiap hari tanpa terkecuali, dr. Neng Siti turun langsung menyambangi ruang rawat jalan dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk memastikan kenyamanan serta kualitas pelayanan bagi setiap pasien yang berobat.
Kebiasaan ini bukan sekadar formalitas atau pencitraan semata, melainkan bentuk kepemimpinan yang hands-on dan empatik. Kehadirannya di lini depan menjadi jaminan nyata bahwa keluhan pasien didengar langsung oleh pimpinan tertinggi rumah sakit, bukan hanya lewat laporan tertulis yang seringkali terlambat atau tidak akurat.

“Pasien Adalah Tamu Utama, Bukan Sekadar Angka Statistik”
Dr. Neng Siti menegaskan bahwa kenyamanan pasien adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Baginya, indikator keberhasilan sebuah rumah sakit bukan hanya dari jumlah kunjungan atau pendapatan, tetapi dari rasa aman dan dihargai yang dirasakan oleh orang yang sedang sakit.
“Saya merasa perlu hadir setiap hari di rawat jalan dan IGD karena saya ingin mendengar sendiri suara pasien. Laporan di atas kertas itu penting, tapi tatapan mata dan ungkapan hati pasien saat bertemu langsung jauh lebih jujur. Jika ada yang kurang nyaman, saya bisa langsung perbaiki di tempat, tidak perlu menunggu rapat evaluasi bulanan,” ujar dr. Neng Siti dengan nada tulus, Kamis (12/6/2026).
Ia menambahkan, kehadiran dirinya juga bertujuan memberikan semangat kepada para dokter, perawat, dan tenaga pendukung lainnya. Ketika atasan peduli dan hadir di tengah mereka, motivasi kerja meningkat secara signifikan.
Dampak Nyata: Respons Cepat & Pelayanan Lebih Humanis
Langkah proaktif direktur ini telah membuahkan hasil yang terasa oleh masyarakat. Beberapa perubahan positif yang terjadi sejak rutinitas ini dijalankan antara lain:
1. Penanganan Keluhan Instan: Masalah seperti AC rusak, toilet kotor, atau sikap petugas yang kurang ramah dapat diselesaikan dalam hitungan menit setelah dilaporkan langsung kepada direktur saat kunjungan.
2. Evaluasi Real-Time: Dr. Neng Siti sering kali meminta masukan langsung dari pasien tentang waktu tunggu, kejelasan informasi dokter, dan kebersihan ruangan. Masukan ini langsung dijadikan bahan perbaikan harian.
3. Peningkatan Empati Petugas: Melihat direktur sendiri melayani dengan rendah hati, seluruh staf tertular energi positif tersebut. Sikap arogan birokrasi perlahan hilang, digantikan oleh keramahan dan kepedulian.
4. Kepercayaan Publik Meningkat: Warga KBB kini lebih percaya diri berobat ke RSUD Cililin karena tahu bahwa pimpinannya benar-benar “hadir” dan peduli.
Testimoni Pasien: “Rasa Dihargai Itu Obat Terbaik”
Salah seorang pasien rawat jalan, Bapak Uum (58) dari Kecamatan Gununghalu, mengaku sangat terkesan dengan gaya kepemimpinan dr. Neng Siti.
“Kemarin saya lagi periksa, tiba-tiba Ibu Direktur datang nyapa dan nanya ‘Bapak sudah lama nunggu? Ada yang kurang?’ Saya kaget sekaligus haru. Biasanya kan pejabat cuma lewat doang. Tapi beliau beneran dengerin cerita saya soal antrean yang agak lama. Besoknya, sistem antrean langsung diperbaiki. Ini baru pemimpin yang memihak rakyat!” cerita Bapak Ujang dengan senyum lebar.
Sementara itu, seorang perawat IGD, yang tidak mau di sebut namanya mengungkapkan bahwa kehadiran direktur membuat mereka merasa didukung, bukan diawasi dengan curiga.
“Kami jadi lebih semangat bekerja karena tahu usaha kami diapresiasi langsung. Kalau ada kendala, kami nggak takut lapor karena Bu Direktur selalu responsif dan solutif,” ungkapnya.
Teladan Kepemimpinan yang Menginspirasi
Di era di mana banyak pejabat publik sulit dijangkau dan cenderung birokratis, sosok dr. Hj. Neng Siti Djulaeha menjadi oase penyejuk. Beliau membuktikan bahwa kepemimpinan yang efektif lahi








