Bahu Jalan Raya Cihampelas Berubah Jadi Lahan Parkir Puskesmas, Warga Tuntut Segera Direlokasi!
BANDUNG BARAT ROIS7
Kepadatan dan kemacetan parah di Jalan Raya Cihampelas kian hari kian tak terhindarkan. Usut punya usut, biang kerok kesemrawutan lalu lintas tersebut bersumber dari tidak tersedianya fasilitas lahan parkir di Puskesmas Cihampelas. Alhasil, belasan hingga puluhan kendaraan pengunjung dan keluarga pasien terpaksa memakan bahu jalan utama untuk memarkirkan kendaraannya.
Kondisi ini memicu keresahan tajam dari masyarakat dan pengguna jalan. Selain menyita badan jalan dan memicu kemacetan mengular, posisi parkir di tepi jalan raya yang padat kendaraan ini sangat membahayakan keselamatan jiwa.
Kondisinya sangat rawan. Kita yang nganter pasien jadi waswas, takut ada kejadian yang tidak diinginkan seperti tersenggol atau tertabrak kendaraan melintas. Ini jalan raya utama, sudah seharusnya Puskesmas direlokasi ke tempat yang jauh lebih luas dan layak! tegas salah satu keluarga pasien yang ditemui di lokasi.
Pemdes Asetkan Tanah, Akui Kemacetan Sudah Tahunan
Sekretaris Desa (Sekdes) Cihampelas, Ginan tidak menampik kekacauan lalu lintas yang kerap terjadi di depan pusat pelayanan kesehatan masyarakat tersebut.
Ia membenarkan bahwa kemacetan mendadak selalu timbul setiap kali ada arus kendaraan yang parkir dan keluar-masuk di depan Puskesmas. Tak hanya itu, Ginan juga membeberkan status lahan yang digunakan Puskesmas saat ini.
Memang betul jalan raya sering macet kalau ada kendaraan parkir di depan Puskesmas. Perlu diketahui juga, Tanah yang digunakanPuskesmas Cihampelas saat ini berdiri dengan memanfaatkan tanah carik milik desa, terang Ginan.
Kepala Puskesmas angkat Bicara: “Tanah Masih Sewa, Sudah Berulang Kali Ajukan Relokasi
Menanggapi keluhan publik dan kepungan kemacetan tersebut, Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaedah, akhirnya buka suara.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Edah mengaku pihak Puskesmas sebenarnya sudah tidak nyaman dengan kondisi gedung yang ada saat ini.
Ia menegaskan bahwa fasilitas tempat pelayanan saat ini sudah sangat tidak memadai untuk menampung lonjakan pasien, ditambah lagi keberadaan gedung yang sama sekali tidak memiliki lahan parkir resmi.
Kami sudah berulang kali mengajukan usulan relokasi Puskesmas Cihampelas ini ke Dinas Kesehatan. Kondisinya memang sudah sangat tidak memadai, ruang pelayanan sempit, apalagi tempat parkir yang sama sekali tidak ada, ungkap Edah.
Edah juga membocorkan fakta mengejutkan terkait operasional puskesmas tersebut. Bahkan untuk menempati lokasi yang sekarang saja, kami harus membayar sewa tiap tahun, pungkasnya.
Dinkes Jangan Tutup Mata
Melihat fakta bahwa gedung Puskesmas masih berstatus sewa, berada di tanah carik desa, serta menyumbang kemacetan yang mengancam keselamatan warga, Dinas Kesehatan terkait didesak untuk segera mengambil langkah nyata.
Relokasi Puskesmas Cihampelas ke tempat yang lebih representative bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak sebelum menelan korban jiwa akibat kecelakaan di bahu jalan.
( Ags)








