Jalan Pasirnangka Cikadu Rusak Parah, Warga Desak Realisasi Anggaran Hotmix Rp 1 Miliar
BANDUNG BARAT ROIS7
Masyarakat Desa Cikadu, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali menyuarakan kekecewaan mereka atas tertundanya proyek hotmix Jalan Pasirnangka. Jalan yang saat ini dalam kondisi rusak parah dan licin akibat musim hujan dilaporkan telah memakan korban jatuh.Rabu,3/11
Kekhawatiran mendalam ini disampaikan oleh Asep, salah satu warga setempat. Menurutnya, kondisi jalan yang membahayakan sudah seharusnya segera diperbaiki.
“Warga mempertanyakan kapan Jalan Pasirnangka ini akan di hotmix karena musim hujan banyak yang jatuh bila lewat jalan tersebut,” ujar Asep.
Proyek Sudah Disurvei, Kades Menunggu DPMD KBB
Asep menambahkan bahwa kejelasan proyek ini semakin dipertanyakan lantaran jalan tersebut sebenarnya sudah melalui tahapan survei dan pengukuran.
“Jalan tersebut sudah disurvei dan diukur oleh pihak ketiga dan PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” tegas Asep.
Adanya survei dan pengukuran ini membuat warga semakin bingung mengapa realisasi fisik perbaikan jalan tak kunjung dimulai, apalagi mengingat besaran anggarannya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Cikadu, Devi, membenarkan bahwa perbaikan jalan Pasirnangka telah dianggarkan melalui Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat dengan nilai fantastis, yakni Rp 1 miliar.
“Anggaran jalan tersebut bersumber dari Bantuan Provinsi Jawa Barat nilainya Rp 1 miliar. Saya juga lagi menunggu informasi dari DPMD KBB (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung Barat),” jelas Kades Devi, menandakan bahwa proses administrasi lanjutan berada di tangan Pemerintah Kabupaten.
Khawatir Anggaran Tidak Terealisasi
Warga kini bukan hanya khawatir soal keselamatan, tetapi juga tentang nasib anggaran sebesar Rp 1 miliar tersebut. Asep secara terang-terangan menyatakan kekhawatiran masyarakat jika dana tersebut tidak segera direalisasikan.
“Kalau uang sebesar itu tidak direalisasikan gimana nasib jalan ini,” tutup Asep, mendesak agar DPMD KBB segera memberikan kejelasan dan kepastian waktu pelaksanaan proyek kepada Desa Cikadu dan masyarakat.
Masyarakat Cikadu berharap instansi terkait di KBB, khususnya DPMD, dapat segera mengambil langkah cepat untuk merealisasikan dana Banprov ini menjadi perbaikan fisik Jalan Pasirnangka, demi keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.
Diakhir pembicaraan Asep mengatakan kami akan menanyakan langsung ke kantor DPMD beserta warga lainnya.








