Ir. Apung Hadiat Purwoko Serukan Siaga Lingkungan di Bandung Barat: “Jangan Kemana-mana, Jaga Wilayah Kita!”

Bandung Barat Rois7

Di tengah ancaman cuaca ekstrem dan potensi bencana, tokoh masyarakat Kabupaten Bandung Barat, Ir. Apung Hadiat Purwoko, M.Si, menyampaikan seruan penting dari sekretariat dipadalarang. Ia meminta seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT, RW, kepala desa, camat, kepala dinas, hingga bupati, untuk tetap berada di wilayah masing-masing dan meningkatkan kesiapsiagaan menjaga lingkungan.

Dalam pernyataannya yang disampaikan di sekretariat nya, sebuah lokasi yang didedikasikan untuk edukasi dan kesadaran lingkungan, Ir. Apung Hadiat Purwoko menekankan bahwa ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor semakin nyata. Oleh karena itu, kehadiran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk meminimalisir risiko dan dampak yang mungkin terjadi.

“Saya meminta dengan hormat kepada seluruh elemen masyarakat, dari tingkat RT hingga bupati, untuk tidak meninggalkan wilayahnya masing-masing dalam kondisi cuaca seperti ini. Kita harus bersatu padu menjaga lingkungan kita, memantau potensi ancaman, dan mengambil langkah-langkah preventif,” ujar Ir. Apung dengan nada serius.

Lebih lanjut, Ir. Apung menjelaskan bahwa sekretariat sebagai lokasi penyampaian pesan ini karena tempat ini merupakan simbol dari pentingnya menjaga keseimbangan alam dan mitigasi bencana. Ia berharap, dengan adanya seruan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.

Sekretariat ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa air adalah sumber kehidupan, tetapi juga bisa menjadi bencana jika kita tidak bijak dalam mengelola lingkungan. Mari kita jaga lingkungan kita, mulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan saluran air, dan menanam pohon,” tambahnya.

Seruan dari Ir. Apung Hadiat Purwoko ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Para kepala desa dan camat menyatakan siap untuk meningkatkan koordinasi dan mengaktifkan kembali sistem peringatan dini di wilayah masing-masing.

“Kami sangat mendukung seruan dari Bapak Apung. Kami akan segera menginstruksikan kepada seluruh perangkat desa untuk meningkatkan patroli dan memantau kondisi lingkungan secara berkala,” ujar salah seorang kepala desa di wilayah Bandung Barat.

Dengan adanya seruan ini, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat dapat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga lingkungan, serta siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi akibat cuaca ekstrem.
Tjandra