*RENUNGAN BERSAMA:*
*Oleh Bana Sopandi*

*KEUTAMAAN IBADAH PEREMPUAN DI RUMAH*
*بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ*
*اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ* *
*وَبَرَكَاتُهُ*

*Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi kita iman dan Islam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarganya, sahabatnya, dan umatnya hingga akhir zaman.*

Hadirin yang dimuliakan Allah, khususnya para muslimah.
Dalam Islam, perempuan memiliki kemuliaan yang sangat besar. Di antara bentuk *penjagaan kehormatan perempuan adalah lebih utamanya ibadah dilakukan di rumah, baik ibadah wajib maupun sunnah, selama tidak ada kebutuhan keluar rumah.*

*1. Dalil Al-Qur’an*
*Allah SWT berfirman:*

*وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى*
*”Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu.”*
*(QS. Al-Ahzab: 33)*

*Ayat ini menunjukkan bahwa rumah adalah tempat utama bagi perempuan, tempat menjaga kehormatan, aurat, dan ibadahnya.*

*2. Hadits Nabi ﷺ tentang shalat perempuan*
Rasulullah ﷺ bersabda:
*صَلَاةُ الْمَرْأَةِ فِي بَيْتِهَا خَيْرٌ مِنْ صَلَاتِهَا فِي حُجْرَتِهَا، وَصَلَاتُهَا فِي مَخْدَعِهَا خَيْرٌ مِنْ صَلَاتِهَا* فِي بَيْتِهَا*
*”Shalat perempuan di rumahnya lebih baik daripada shalatnya di kamarnya, dan shalatnya di ruang yang lebih dalam lebih baik daripada di rumahnya.”*
(HR. Abu Dawud)
Dalam hadits lain Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا تَمْنَعُوا إِمَاءَ اللَّهِ مَسَاجِدَ اللَّهِ وَبُيُوتُهُنَّ خَيْرٌ لَهُنَّ
*”Jangan kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah pergi ke masjid, tetapi rumah mereka lebih baik bagi mereka.”*
(HR. Abu Dawud dan Ahmad)
*Hadits ini* *menunjukkan dua hal:*
*Perempuan boleh ke* *masjid.*
*Tetapi shalat di rumah lebih utama bagi mereka.*

*3. Qaul Ulama*
*Imam Nawawi رحمه الله*
*Dalam Syarah Shahih” Muslim, Imam Nawawi* *berkata:*
*وَصَلَاتُهُنَّ فِي بُيُوتِهِنَّ أَفْضَلُ مِنْ خُرُوجِهِنَّ إِلَى الْمَسْجِدِ*
*Shalat perempuan di rumah mereka lebih utama daripada keluar menuju masjid.*

*Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani رحمه الله*
*Beliau berkata dalam* *Fathul Bari:*
*Keutamaan shalat perempuan di rumah adalah untuk menjaga mereka dari fitnah serta lebih menutup aurat dan kehormatannya.*

*Imam Al-Ghazali رحمه الله*
Dalam Ihya Ulumuddin, beliau menjelaskan bahwa:

*Perempuan yang menjaga diri di rumah, memelihara kehormatan, serta taat kepada Allah dan suaminya, maka itu termasuk ibadah besar yang mendatangkan pahala besar.*

*4. Ibadah Sunnah Lebih Utama di Rumah*

*5Jika shalat wajib saja lebih utama di rumah, maka ibadah sunnah lebih utama lagi dilakukan di rumah, seperti:*

1.Shalat Tarawih

2.Shalat Tahajud

3.Dzikir dan tilawah

4.I’tikaf (bagi sebagian ulama dibolehkan di tempat shalat rumah)

*Hal ini karena tujuan syariat adalah:*

*1.Menjaga aurat*
*2Menjaga kehormatan perempuan*
*3.Menghindari fitnah*
*4.Menjaga ketenangan ibadah*

*5. Perempuan Bisa Masuk Surga dari Rumahnya*

Rasulullah ﷺ bersabda:
*إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ*
*”Jika seorang perempuan menjaga shalat lima waktu, berpuasa Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: masuklah ke surga dari pintu mana saja yang kamu kehendaki.”*
(HR. Ahmad)

*Penutup*
*Hadirin yang* *dimuliakan Allah,*
*Islam tidak membatasi* *perempuan, tetapi memuliakan dan menjaga* *kehormatannya. Oleh karena itu, banyak ulama menjelaskan bahwa rumah adalah tempat ibadah terbaik bagi perempuan.*
*Dengan menjaga shalat, menjaga aurat, menjaga kehormatan, dan mendidik keluarga di rumah, seorang perempuan dapat meraih derajat tinggi di sisi Allah SWT.*

*Semoga Allah menjadikan keluarga kita keluarga yang sakinah dan diberkahi.*

*وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ*
*وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ* *وَبَرَكَاتُهُ*