Menjemput Kemaslahatan ,Ikhtiar dan Harapan H. Bana Sopandi untuk Pemekaran Kabupaten Bandung Selatan

 

BANDUNG BARAT ROIS7

 

Cita-cita luhur untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan merata di wilayah Bandung Selatan terus diperjuangkan dengan langkah yang matang dan terukur. Rencana pembentukan Kabupaten Bandung Selatan sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) kini tidak sekadar menjadi aspirasi, melainkan sebuah gerakan yang dibangun di atas fondasi kajian ilmiah dan dukungan lintas elemen masyarakat.

 

Tokoh Masyarakat H. Bana Sopandi menyampaikan tekadnya yang mendalam agar momentum ini menjadi jembatan kesejahteraan bagi warga. Menurutnya, pemekaran ini merupakan langkah strategis yang didasari atas pertimbangan objektif demi masa depan wilayah yang lebih baik.

 

Kajian Komprehensif Melibatkan Para Pakar

Ikhtiar pemekaran ini tidak berjalan tanpa arah. Saat ini, berbagai kajian komprehensif terus bergulir guna memastikan kesiapan calon wilayah baru. Beragam aspek krusial mulai dari geografis, struktur pemerintahan, dinamika politik, kondisi sosial, potensi ekonomi, hingga pelestarian budaya dikaji secara mendalam.

 

Proses ini melibatkan para pakar dan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka. Langkah ilmiah ini diambil guna memastikan bahwa ketika Kabupaten Bandung Selatan berdiri kelak, ia akan menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Dukungan pun terus mengalir dari para tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya yang merindukan perubahan positif.

 

Meniti Jalan Konstitusional di Tengah Moratorium

H. Bana Sopandi menyadari betul dinamika regulasi yang ada di tingkat pusat. Hingga tahun 2026 ini, pemerintah pusat memang masih memberlakukan kebijakan moratorium pembentukan daerah otonom baru.

 

Namun bagi H. Bana Sopandi dan segenap elemen pejuang pemekaran, situasi ini bukanlah hambatan, melainkan waktu yang tepat untuk berbenah dan mempersiapkan diri.

 

Semangat dan ikhtiar kita untuk mewujudkan Kabupaten Bandung Selatan tidak boleh surut. Justru di masa moratorium ini, kita optimalkan untuk mematangkan persiapan, menyempurnakan kajian akademis, memperkuat konsolidasi internal, serta menjaga komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan pusat, ujar H. Bana Sopandi

 

Upaya persuasif dan santun ini terus dikedepankan agar seluruh persyaratan administratif, teknis, maupun fisik kewilayahan dapat terpenuhi tanpa cela sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

 

Menatap Peluang di Tahun 2027

Arah perjuangan ini kian menemukan titik terang seiring dengan berkembangnya informasi mengenai kemungkinan dibukanya kembali pembahasan pemekaran daerah oleh pemerintah pusat pada tahun 2027 mendatang.

 

Menyikapi peluang tersebut, H. Bana Sopandi menegaskan pentingnya kesiapan total. Apabila keran kebijakan pemekaran kembali dibuka, Kabupaten Bandung Selatan dipastikan telah siap dari berbagai aspek untuk mengikuti seluruh mekanisme dan tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Harapan besar yang digantungkan melalui pemekaran ini adalah lahirnya tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat, percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pada akhirnya, semua ikhtiar dan doa ini bermuara pada satu tujuan mulia: menghadirkan kemaslahatan, keadilan, dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Bandung Selatan.

 

( Red )