MUSDESUS Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Desa Bojong Mekar Kecamatan Cipeundeuy.

Bandung Barat Rois7
Presiden Republik Indonesia mewajibkan pembentukan koperasi Merah Putih se – Indonesia 80 rb Desa kota dan Daerah.

Pada hari ini tanggal 14 Mei 2025 Desa Bojongmekar Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat menggelar Musawarah Desa Khusus ( MUSDESUS ) yang bertempat di aula Desa Bojongmekar.

MUSDESUS Desa Bojongmekar di hadiri langsung oleh Camat Cipeundeuy, Kades beserta stap, BPD, Pendamping Desa, MUI, Rw, Rt, se – Desa Bojongmekar, tokoh – tokoh masyarakat dan TP – PKK.

Pengawas Koperasi Tita Febriyani, AKS. S. Sos, M, Ikom.
dari dinas koperasi UMKM sebagai pendampingan atau koordinator koperasi merah putih wilayah Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat.


“Camat Cipeundeuy Drs, Agus Ganjar Hidayat. M, Si menyampaikan bahwa mengadakan musyawarah Desa Khusus pembentukan koperasi merah putih, sebelumnya di adakan dulu pra musdesus untuk wilayah Desa Se – Kecamatan Cipeundey. Dalam hal ini supaya masyarakat lebih paham lagi dan jelas tentang arti di adakannya koperasi merah putih”.

Koperasi merah putih di bentuk untuk mengembangka potensi – potensi masyarakat yang ada di wilayah Desa Bojongmekar. Juga bisa mengatasi kebutuhan – kebutuhan yang ada di Desa Bojongmekar, dan koperasi merah putih ini sudah barang tentu harus di dukung oleh masyarakat untuk menjadi anggota koperasi merah putih, jenis usaha ada 6 aitem adapun jenis usaha bisa di sesuaikan dengan kondisi daerah atau wilahnya itu sendiri.

“Ketika koperasi merah putih sudah terbentuk di seluruh Desa se – Kabupaten Bandung Barat, maka selanjutnya menjadi tugas Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, dan PR selanjutnya bagai mana cara pengelola – pengelola pengurus koperasi mempunyai kemampuan untuk mengembangkan koperasi dalam tataran managemen, pengelolaan usaha dan lain – lain”. tegasnya.

Pembentukan koperasi merah putih itu artinya berdiri dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Harapannya bahwa koperasi merah putih ini menjadi soko guru ekonomi yang ada di Desa Bojongmekar yang di kembangkan bersama – sama oleh masyarakat.

Rois : Tjandra,