Ketua Umum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Dan Pungli Nasional Angkat Bicara Soal Kasus Keracunan Massal Siswa SMPN 1 Cisarua Program Makan Gizi Gratis di Bandung Barat
Bandung Barat Rois7
Ketua Umum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi dan Pungli Nasional (AMAK & P Nasional) Eddy Hunter, menyatakan keprihatinannya atas kasus keracunan massal yang kembali terjadi dalam program pemberian makanan bergizi gratis di Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat. Kejadian ini menambah daftar panjang masalah yang menimpa program yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat. Selasa 14/10
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Program yang bertujuan baik untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, justru menjadi malapetaka,” ujar Eddy Hunter dalam keterangan persnya
Eddy menyoroti beberapa aspek penting terkait kejadian ini. Pertama, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran program. Ia mendesak pemerintah daerah untuk membuka data terkait anggaran, proses pengadaan bahan makanan, hingga distribusi makanan kepada masyarakat.
“Anggaran program ini tidak kecil. Masyarakat berhak tahu bagaimana uang mereka digunakan. Jangan sampai ada praktik korupsi atau pungli yang menyebabkan kualitas makanan menjadi buruk dan berujung pada keracunan,” tegasnya.
Kedua, Eddy menyoroti lemahnya pengawasan terhadap kualitas makanan yang diberikan. Ia mempertanyakan standar kesehatan dan keamanan pangan yang diterapkan dalam program ini.
“Siapa yang bertanggung jawab memastikan makanan yang diberikan aman dan layak konsumsi? Apakah ada pemeriksaan rutin terhadap kualitas makanan? Ini harus dievaluasi secara menyeluruh,” katanya.
Ketiga, Eddy mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Jika ditemukan indikasi korupsi atau kelalaian yang menyebabkan keracunan, pelaku harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
“Kami tidak ingin kasus ini hanya dianggap sebagai kecelakaan biasa. Harus ada pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” tandasnya.
AMAK & P Nasional berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka juga akan melakukan investigasi independen untuk mencari tahu penyebab utama keracunan dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar program Makan gizi gratis dapat berjalan efektif dan aman bagi masyarakat. Ujarnya
( Agus/Rahmat)








