Kasus Keracunan makan Gizi Gratis Berlanjut, Status KLB Dicabut

Bandung Raya Rois7

Program pemberian makanan bergizi gratis di Kabupaten Bandung Barat kembali menjadi sorotan setelah kasus keracunan kembali terjadi di Kecamatan Cipongkor hari ini. Kejadian ini menyusul keputusan Bupati Bandung Barat yang baru-baru ini mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus keracunan serupa yang terjadi sebelumnya. Senin 29/9

Menurut Ir Apung Hadiat Purwoko M.Si mengatakan kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Setelah evaluasi dan penanganan intensif terhadap kasus sebelumnya, , Namun, dengan adanya laporan baru dari Cipongkor, pemerintah daerah kembali dihadapkan pada tantangan serius.ujarnya

Menurut laporan yang diterima, 22 siswa MTs di Cipongkor mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang merupakan bagian dari program gizi gratis. Tim medis dari Dinas Kesehatan setempat telah diterjunkan untuk memberikan penanganan dan melakukan investigasi lebih lanjut.

Masih menurut Apung Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa. Banyak yang mempertanyakan keamanan dan kualitas makanan yang diberikan dalam program tersebut. “Kami berharap pemerintah daerah dapat segera menemukan solusi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya

Kami Percaya seratus persen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini dengan serius dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program gizi gratis serta memastikan bahwa program ini memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan anak-anak di Bandung Barat, tanpa menimbulkan risiko keracunan,” tegas apung

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Evaluasi menyeluruh dan tindakan pencegahan yang lebih ketat diperlukan untuk memastikan keamanan program gizi gratis di masa mendatang. Imbuh apung di sela kesibukannya

( Boncu)