WASPADA! Pencatut Nama “Cecep Kentung” Gentayangan Peras Kades di KBB, Korban Diminta Waspada!

BANDUNG BARAT ROIS7

Sebuah tindakan memuakkan yang mencoreng integritas wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencuat ke publik. Seorang oknum tidak bertanggung jawab nekat mencatut nama Cecep Kentung untuk melancarkan aksi penipuan demi meraup keuntungan pribadi. Kamis ,19/2

Modus operandi yang digunakan tergolong berani sekaligus memuakkan. Pelaku yang menggunakan nomor WhatsApp 0853-5319-9697 secara masif menghubungi para Kepala Desa (Kades) di wilayah KBB dengan ujung-ujungnya meminta sejumlah uang.

Nama Dicatut, Reputasi Dipertaruhkan
Aksi “minta-minta” ini sontak membuat geram banyak pihak. Salah satu Kepala Desa di KBB mengonfirmasi bahwa dirinya dihubungi oleh orang yang mengaku sebagai Cecep Kentung tersebut. Namun, setelah dikonfirmasi langsung, hal itu murni merupakan aksi penipuan.

Saat ditemui, Cecep Kentung sendiri mengaku sangat terkejut dan murka namanya diseret dalam praktik kotor tersebut. Ia menegaskan tidak pernah menghubungi siapa pun, apalagi meminta uang kepada para pejabat desa.

“Saya sama sekali tidak tahu-menahu soal itu. Ini adalah fitnah dan pencemaran nama baik. Saya tegaskan, itu bukan saya!” tegas Cecep dengan nada bicara yang berapi-api.

Seret ke Ranah Hukum
Gerah dengan ulah pengecut yang bersembunyi di balik nomor ponsel tersebut, Cecep Kentung menyatakan tidak akan tinggal diam. Ia berencana membawa kasus ini ke meja hijau agar pelaku segera diringkus dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Masalah ini akan saya laporkan segera ke pihak berwajib. Jangan sampai ada korban yang tertipu oleh oknum yang mengaku-ngaku nama saya ini,” tambahnya.

⚠️ PESAN UNTUK MASYARAKAT & PEJABAT DESA:

-Abaikan segala bentuk permintaan uang yang mengatasnamakan Cecep Kentung.

– Blokir nomor ponsel 0853-5319-9697 jika menghubungi Anda.

– Laporkan segera ke pihak kepolisian jika Anda merasa telah menjadi korban atau memiliki informasi tambahan terkait keberadaan oknum ini.
Jangan biarkan “tikus” pencatut nama ini bebas berkeliaran merusak tatanan di KBB!