Inovasi Pengelolaan Sampah: Desa Citapen Hasilkan Paving Block dari Abu Sampah
Bandung Barat Rois7
Upaya pengelolaan sampah yang inovatif terus digalakkan di Kabupaten Bandung Barat. Kali ini, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, menunjukkan terobosan dengan memanfaatkan teknologi pengolahan sampah untuk menghasilkan produk bernilai ekonomis, yaitu paving block dari abu sampah.Jumat 14/11
Menurut pengelola sampah Desa Citapen Tri Brata dan Endang jaelani, mesin olah sampah yang dimiliki desa tersebut kini sudah mampu memproses sampah hingga menghasilkan abu yang kemudian diolah kembali menjadi bahan baku utama pembuatan paving block.
“Alhamdulillah, mesin olah sampah kami di Desa Citapen sudah bisa digunakan untuk membuat paving block. Bahan dasarnya adalah abu yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah,” ujar pengelola sampah Desa Citapen.
Solusi Ganda: Mengurangi Tumpukan Sampah dan Mendukung Pembangunan
Inovasi ini diharapkan memberikan solusi ganda bagi Desa Citapen:
Mengurangi Volume Sampah: Dengan mengolah sampah menjadi abu dan kemudian memanfaatkan abu tersebut, volume sampah yang berakhir di TPA dapat berkurang secara signifikan.
Menciptakan Produk Bernilai: Paving block yang dihasilkan dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa, seperti jalan setapak, taman, atau area publik lainnya, sehingga menghemat anggaran desa dan memberdayakan masyarakat lokal.
Pihak desa berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah ekonomi.
“Ini adalah langkah nyata Desa Citapen dalam mewujudkan desa yang bersih dan mandiri. Sampah tidak lagi hanya menjadi masalah, tapi bisa menjadi berkah dan bahan baku pembangunan,” tambah pengelola.
Saat ini, paving block hasil olahan abu sampah tersebut mulai diperkenalkan .ujar Tri Brata dan Endang jaelani disela kesibukannya.








