Haru di Desa Puteran: Keluarga Ade Halidan Pulang dari Papua, Warga & RW 01 Didin Supriyadi Ucapan Terima Kasih Tulus untuk Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Jeje Ritchie Ismail
Bandung Barat Rois7
Air mata haru bercampur rasa syukur mengalir di wajah warga Kampung Patrol, Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan. Setelah lebih dari satu tahun terdampar di Sorong, Papua Barat, akibat terjerat masalah pekerjaan di perkebunan kelapa sawit, Ade Halidan beserta istri dan dua anaknya akhirnya bisa kembali ke pangkuan keluarga dan tanah kelahirannya.

Kepulangan ini bukan terjadi secara kebetulan. Ini adalah hasil dari koordinasi intensif dan kemanusiaan yang tinggi antara pemerintah daerah dan provinsi. Ketua RW 01 Desa Puteran, Didin Supriyadi, bersama seluruh lapisan masyarakat setempat, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada tiga figur kunci yang telah menjadi “jembatan” kepulangan Ade Halidan sekeluarga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, serta Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail, M.Si.
“Terima Kasih, Negara Hadir untuk Rakyat Kecil”
Dalam pernyataannya, Didin Supriyadi mengungkapkan bahwa kasus Ade Halidan sempat menimbulkan kekhawatiran besar di lingkungan RT/RW. Keluarga tersebut berangkat dengan harapan mencari nafkah yang lebih baik, namun justru terjebak dalam situasi sulit di tanah rantau tanpa biaya pulang.
“Kami mewakili seluruh warga Desa Puteran mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tanpa bantuan Bapak Gubernur Dedi Mulyadi, Bapak Bupati Jeje Ritchie Ismail, dan Wakil Bupati H. Asep Ismail, mungkin Ade Halidan dan keluarganya masih terlantar di Sorong. Ini bukti nyata bahwa pemimpin kita tidak hanya duduk di kantor, tapi benar-benar mendengar suara rakyat kecil,” ujar Didin Supriyadi Didampingi kesra desa puteran Iyan Krisna virgiana dan PSM Desa puteran Iwan Setiawan ,Jumat (16/5/2026).
Didin menjelaskan bahwa proses kepulangan ini dipicu oleh surat resmi dari Dinas Sosial Kota Sorong yang meminta bantuan pemulangan karena keterbatasan program di sana. Respon dari Pemkab KBB, khususnya melalui Kabid Linjamsos (Perlindungan dan Jaminan Sosial) dan Kabid Resos sangat cepat. Komunikasi dengan Pemprov Jabar pun segera dijalin, sehingga proses evakuasi sosial dapat dilakukan dengan lancar.
Sinergi Pemprov Jabar dan Pemkab KBB: Bukti Kepemimpinan Humanis
Kepulangan Ade Halidan (Kepala Keluarga), Peni Herawati (Istri), M. Nurfadilah (Anak), dan Rizki Thermawan (Anak) menjadi contoh konkret sinergi pemerintahan di era Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Jeje Ritchie Ismail.
Gubernur Dedi Mulyadi, yang dikenal dengan pendekatan “Jabar istimewa Lahir Batin”, sering menekankan pentingnya perlindungan bagi warga Jabar yang merantau. Sementara itu, Bupati Jeje Ritchie Ismail dan Wabup H. Asep Ismail menunjukkan responsivitas tinggi dalam menangani kasus-kasus sosial mendesak di wilayahnya.
“Ini adalah wujud dari visi ‘Amanah’ dan ‘Sejahtera’. Pemerintah tidak membiarkan warganya sendiri saat kesulitan. Bantuan ini bukan sekadar uang tiket pesawat, tapi pengembalian martabat manusia. Warga Puteran merasa bangga memiliki pemimpin yang peduli,” tambah Didin.
Harapan Baru Bagi Ade Halidan
Kedatangan Ade Halidan sekeluarga disambut hangat oleh tetangga dan kerabat. Mereka kini bernapas lega setelah beban psikologis dan finansial selama setahun terakhir terangkat. Ade Halidan berencana untuk kembali membangun kehidupan di desa, mengandalkan dukungan keluarga dan potensi lokal di Cikalongwetan.
Masyarakat Desa Puteran berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau perantau lainnya untuk lebih berhati-hati dalam memilih pekerjaan di luar daerah, serta tetap menjaga komunikasi dengan pemerintah desa setempat.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kasus ini menjadi catatan positif bahwa birokrasi sosial yang responsif dan berkolaborasi dengan provinsi mampu menyelesaikan masalah kemanusiaan yang kompleks.
Selamat datang pulang, Ade Halidan dan keluarga. Terima kasih, Gubernur Dedi Mulyadi, Bupati Jeje Ritchie Ismail, dan Wabup H. Asep Ismail, atas kemanusiaan Anda.
( Ags )








