*Mengenang Guru-Guru Lulusan SPG*
Oleh: *Bana Sopandi*
Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini, ingatan kita seakan kembali pada *sosok guru-guru lulusan SPG (Sekolah Pendidikan Guru).* Mereka bukan hanya dikenal karena kecerdasannya, tetapi juga karena ketegasan, kedisiplinan, kesabaran, dan keteladanannya dalam mendidik. *Bagi banyak orang, guru lulusan SPG adalah figur yang mampu membentuk karakter, bukan sekadar menyampaikan pelajaran.*
*SPG dirancang khusus untuk mencetak calon guru sejak usia remaja. Selain mempelajari mata pelajaran umum, para siswa dibekali ilmu pendidikan, psikologi anak,* metodologi mengajar, administrasi sekolah, hingga praktik mengajar secara langsung. Mereka dididik agar memiliki jiwa pendidik sebelum benar-benar berdiri di depan kelas.
*Ketika pemerintah menghapus SPG dan mengalihkan pendidikan guru ke perguruan tinggi,* tujuannya adalah meningkatkan profesionalisme dan kualifikasi akademik guru. Kebijakan tersebut memiliki landasan yang kuat sesuai tuntutan perkembangan zaman. *Namun, di sisi lain, banyak kalangan menilai bahwa pembentukan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan mengajar yang menjadi ciri khas SPG tidak selalu tergantikan secara utuh.*
Tentu tidak tepat jika seluruh persoalan pendidikan saat ini disebabkan oleh hilangnya SPG. Kualitas guru dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari mutu pendidikan tinggi, sistem rekrutmen, pelatihan, kesejahteraan, hingga kebijakan pendidikan yang terus berkembang. *Namun demikian, nilai-nilai yang dahulu ditanamkan di SPG tetap layak dijadikan inspirasi.*
Sudah saatnya pendidikan guru di Indonesia menggabungkan keunggulan pendidikan tinggi dengan semangat SPG: “memperkuat praktik mengajar, membangun karakter pendidik, menanamkan disiplin, serta menumbuhkan jiwa pengabdian. Sebab, *bangsa yang besar tidak hanya membutuhkan guru yang menguasai ilmu, tetapi juga guru yang mampu menjadi teladan bagi peserta didiknya.*
*Mengenang guru-guru lulusan SPG bukan berarti menolak perubahan.* Justru dari pengalaman masa lalu, kita dapat mengambil pelajaran berharga untuk membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik. Sebab, kemajuan bangsa selalu berawal dari lahirnya guru-guru yang berkualitas dan berdedikasi.








