Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Gelap di Jalur Emblegan-Nagarajati, Bupati Ciamis Diminta Bertindak

Kabupaten Ciamis, Rois7

Akses jalan penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, jalur yang menghubungkan Kampung Emblegan (Desa Nagarajaya) menuju Desa Nagarajati dilaporkan mengalami kerusakan parah dan minim fasilitas penerangan selama bertahun-tahun.

Kondisi ini memicu keresahan warga dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi, kondisi jalan yang berlubang dan gelap gulita di malam hari juga dinilai mengancam keselamatan pengendara.

Bertahun-tahun Tanpa Perhatian
Menurut penuturan Ketua umum Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional Eddy Hunter keluhan ini bukanlah hal baru. Ia menyebutkan bahwa warga sudah cukup bersabar menghadapi infrastruktur yang terbengkalai selama bertahun-tahun.

“Kondisinya memprihatinkan. Dari Kampung Emblegan ke Nagarajati itu jalannya rusak parah. Ditambah lagi kalau malam gelap sekali karena tidak ada lampu penerangan jalan (PJU). Ini sudah berlangsung bertahun-tahun seolah tidak ada perhatian,” ungkapnya.

Poin Utama Keluhan Masyarakat:
* Kerusakan Jalan: Permukaan jalan yang berlubang dan hancur menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat.

* Minim Penerangan: Ketiadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) meningkatkan risiko kecelakaan dan kerawanan kriminalitas di malam hari.

* Dampak Ekonomi: Akses yang sulit menghambat distribusi hasil bumi dan aktivitas harian warga antar desa.

Desakan kepada Pemerintah Daerah
Mewakili suara warga, tokoh masyarakat tersebut meminta Bupati Ciamis dan dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan peninjauan lapangan dan memberikan solusi nyata.

“Kami meminta dengan sangat kepada Bapak Bupati Ciamis untuk segera merealisasikan perbaikan jalan dan pengadaan lampu jalan di wilayah kami. Kami juga warga Ciamis yang ingin merasakan pembangunan yang merata,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap adanya respon cepat dari Pemerintah Kabupaten Ciamis agar mobilitas warga di pelosok Panawangan dapat kembali normal .