Proyek Irigasi Gapoktan di Bawah BBWS Jadi Sorotan, Material dari Gandok Bermasalah?
Bandung Barat Rois7
Proyek irigasi yang dikerjakan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) kini menjadi sorotan. Gunadi, pelaksana BBWS untuk proyek irigasi di Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, menyatakan bahwa material untuk proyek ini dipasok oleh Martin dari Gandok, termasuk batu belah yang sempat viral. Rabu,12/11
Menurut Gunadi, pemilihan material dari Martin didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan ketersediaan. Namun, pernyataan ini memicu pertanyaan terkait kualitas dan asal-usul material yang digunakan.
Martin, pemilik material dari Gandok, membenarkan bahwa batu belah untuk proyek di Desa Wangunsari memang berasal dari tempatnya. “Betul, batu belah untuk proyek di Desa Wangunsari dari saya. Ada satu engkel batu warna merah yang saya kirim,” ujarnya.

Namun, Martin juga mengungkapkan masalah lain terkait pembayaran. “Sudah sepuluh engkel material batu saya belum dibayar oleh Gunadi,” tambahnya. Keterlambatan pembayaran ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan anggaran proyek dan transparansi dalam proses pengadaan material.
Sorotan terhadap proyek ini semakin meningkat dengan adanya dugaan penggunaan material yang tidak sesuai standar dan keterlambatan pembayaran kepada pemasok. Masyarakat setempat berharap pihak BBWS dapat segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek irigasi ini.
Pihak BBWS belum memberikan komentar resmi terkait masalah ini.








