Wujudnyata Koperasi Desa Merah Putih Mendongkrak Tumbuhnya Perekonomian.
Pelaksanaan penyerahan Surat Keputusan ( SK ) dan Nomor Induk Pendirian Koperasi kepada seluruh Desa se – Kecamatan Cipeundeuy dan Desa se – Kecamatan Cikalong Wetan, merupakan bagian dari implementasi program Nasional Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ), gagasan ini melalaui Intruksi Presiden dalam upaya menjadikan Koperasi sebagai Penggerak Utama Berbasis Desa.
Acara tersebut di gelar di Aula Gedung Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat pada hari ini Rabu 23 Juli 2025.
Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Kepala Bidang Koperasi UMKM Bandung Barat, Rohmat Bahtiar, perwakilan dari Bank BNI 46, dan PT Pos Indonesia, Camat Cipeundeuy Drs, Agus Ganjar Hidayat,.M,. SI, Camat Cikalong H. Dadang A Sapardan, M,.PD,. KP. , Kepala Desa se – Kecamatan Cipeundeuy dan Kepala Desa se – Kecamatan Cikalong, Para Ketua Koperasi beserta anggotanya.
“kabid Koperasi UMKM Rohmat Bahtiar menuturkan pentingnya penguatan Koperasi tidak hanya aspek legalitas, tetapi dalam pengelolaan usaha secara fropesional dan berkelanjutan, Koperasi Desa Merah Putih adalah proses pembelajaran sekaligus penguatan kelembagaan, harus di kembangkan bersama – sama, dan Dinas sendiri akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar Koperasi Desa bisa menjadi motor ekonomi yang handal”. tutur Rohman.
Bank BNI siap menyalurkan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) dengan bunga rendah sebesar 6 persen dan flapon mencapai ratusan juta rupiah, walaupun harus menunggu teknis dari pusat.
Bank BNI membuka peluang tambahan melalui program Agen46, yang memungkinkan Koperasi menjadi mitra layanan keuangan di gital seperti transfer, pembayaran tagihan, isi ulang pulsa, Koperasi yang aktif dan memiliki perform tinggi akan mendapatkan insentif serta pembinaan khusus.
“Selain itu juga Bank BNI menunjukan dukungan konkret melaui program Taplus bisnis non perorangan, yang memungkinkan Koperasi membuka rekening resmi yang di tandatangani oleh ketua dan bendahara, fasilitas ini tidak di lengkapi ATM fisik, namun menyediakan akses banking guna mendukung transaksi sigital Koperasi”. pungkas Bangkit Bank BNI.
PT Pos Indonesia, bahwasanya keingian kami itu Koperasi Desa Merah Putih bukan sekedar koperasi, melainkan tetap menjadi bagian ekosistem logistik Nasional yang terhubung dengan ekonomi digital, dengan menawarkan integrasi layanan logistik, yang melalui program kemitraan, Koperasi dapat menjadi agen pengiriman brang dan dokumen, pembayaran PBB, listrik, layanan cash on delivery ( COD ) dari transaksi paketplace.
” Camat Cipeundeuy Drs. Agus Ganjar Hidayat, M ,. SI, menuturkan bahwasannya dari 25 Desa yaitu dua wilayah Kecamatan Cipeundeuy dan Kecamatan Cikalong Wetan semuanya sudah menerima akta pendirian KDMP, ini merupakan langkah legitimasinya buat para KDMP yang ada di wilayah kami, dalam kesempatan tersebut Dinas Koperasi dan UMKM pemerintahan Kabupaten Bandung Barat menggandeng para institusilainnya seperti Bank BNI 46, PT Pos Indonesia, yang mana institusi ini memberikan peluang usaha bagai KDMP di wilayah Kecamatan Cipeundeuy dan Kecamatan Cikalong Wetan untuk menjadi mitra usaha, ini merupakan suatu terobasan pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di dalam mengayomi, melindungi KDMP yang ada di dua wilayah kami”.
Lanjut” penyerahan akta KDMP yang artinya kita tinggal menata baik itu dari aspek bidang usaha maupun keanggotaan bagai mana KDMP setelah terbentuk dan memiliki legitimilasi tinggal bergerak melaksanakan kegiatan usaha yang sedang di rintis, apalagi dengan adanya pemberian materi peluang usaha yang di berikan oleh dua institusi ini menjadi satu upaya buat KDMP di dalam menjalankan usahanya dan bermitra dengan institusi tersebut”.
Menekankan kepada para pengurus bahwasannya pada hakekatnya koperasi itu muncul dari, oleh, dan untuk masyarakat, maka setiap pengurus koperasi itu harus mampu menggali potensi yang ada di wilayahnya. Yang pertama potensi dari keanggotanya, anggota bisa masuk menjadi anggota koperasi ketika mereka juga memiliki tujuan yang sama dan mereka








