Sinergi Tekan Stunting, Pemdes Puteran Gelar Rembug Stunting Bersama Plt Camat Cikalong Wetan
BANDUNG BARAT ROIS7
Pemerintah Desa (Pemdes) Puteran menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bentuk komitmen nyata dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Plt Camat Cikalong Wetan Hari Mustika , serta berbagai elemen penting lintas sektor dan Masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Puteran Yandi, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, Tim Penggerak PKK, ahli gizi, kader PKK, serta Bidan Desa Puteran, Santi Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan kerja sama holistik dari tingkat keluarga hingga jajaran kecamatan.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Dalam sambutannya, Plt Camat Cikalong Wetan Hari Mustika, mengapresiasi langkah cepat dan tanggap yang dilakukan oleh Pemdes Puteran. Beliau menekankan pentingnya peran kader di lapangan serta bidan desa dalam memantau tumbuh kembang anak secara berkala.
“Penurunan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tugas kita bersama. Sinergi antara kades, BPD, kader, hingga ahli gizi di Desa Puteran ini adalah modal utama kita untuk menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting,” ujar Hari Mustika.
Bidan Desa Puteran, Santi, bersama ahli gizi yang hadir juga turut memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pola asuh, pemberian ASI eksklusif, serta pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita.
Himbauan Menghadapi Musim Kemarau dan Debu
Selain fokus pada isu stunting, momentum pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kesehatan lingkungan terkait perubahan cuaca.
Mengingat saat ini wilayah Kabupaten Bandung Barat sedang memasuki musim kemarau, Plt Camat Cikalong Wetan Hari Mustika bersama Kepala Desa Puteran, Yandi menyampaikan himbauan penting kepada seluruh warga.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap dampak musim kemarau, terutama meningkatnya volume debu yang berpotensi memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA).
Menjaga Kebersihan Lingkungan
Warga diminta aktif membersihkan lingkungan rumah agar debu tidak menumpuk.
Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Membiasakan cuci tangan dan menjaga kebersihan makanan
Penggunaan Masker, Sangat disarankan bagi warga, terutama anak-anak, saat beraktivitas di luar ruangan yang berdebu.
Apresiasi dari Tokoh Masyarakat
Langkah proaktif yang diambil oleh pemerintah desa dan kecamatan ini mendapat respons sangat positif dari warga. Ketua RW 01 Desa Puteran,
Didin menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian besar dari para pimpinan daerah.
“Kami selaku pengurus RT/RW dan warga sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Himbauan mengenai kebersihan di musim kemarau ini sangat tepat waktu karena debu memang sedang banyak-banyaknya. Selain itu, edukasi stunting dari Ibu Bidan Santi dan ahli gizi membuat warga kami lebih paham cara menjaga kesehatan anak,” ungkap Didin.
Dengan adanya Rembug Stunting dan sosialisasi kesehatan ini, Pemdes Puteran optimistis dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta menekan angka stunting demi masa depan generasi yang lebih baik.
( Red )







