
PRESIDEN PRABOWO HARAP PERINGATKAN KERAS Menteri Desa ATAS PERNYATAAN NYA YANG MELUKAI PARA AWAK MEDIA
Bandung Media Rois7 com.
Yayat wowor
Pimpinan Redaksi Berita 7 com sekaligus Sekjen LBH Cadas yang Berkantor di Jawa Barat menyayangkan sekaligus mengcam keras atas pernyataan Menteri Desa dan PDT (Mendes PDT) Yandri Susanto terkait Pernyataan Wartawan dan LSM Sebagai pengganggu Para kepala desa bahkan mentri mengatakan bahwa wartawan dan LSM suka mengganggu sekaligus meminta uang ke para kepala desa,
Pernyataan tersebut Bagi kami yang berpropesi sebagai wartawan betul betul sangat menyakitkan dan tanpa dasar yang jelas.
dengan beredarnya sekilas vidio pendek tersebut dan menjadi viral banyak mendapatkan tanggapan negatif dari berbagai elemen ini bisa merusak apa yang menjadi tujuan bapak presiden Prabowo.
“Pada video pendek yang beredar, pernyataan (statemen) Yandri Susanto sangat melukai insan pers di Indonesia, dimana insan “PERS” itu adalah kontrol sosial,” ucap Yayat wowor.
“Apakah anda (menteri desa) alergi dengan LSM dan wartawan?” Dan kenapa anda harus memberikan nilai atau angka 1 juta rupiah, dan 300 desa 300 juta dalam statment videonya,” tanya Ketua Umum salah satu organisasi profesi wartawan se-Indonesia itu.
Semua Para wartawan pasti sangat tersinggung melihat dan mendengar apa yang disampaikan kata-kata tersebut, Mendes tidak memakai kata oknum yang menyiratkan menjeneralisasi insan pers,” imbuhnya menjelaskan.
Menurutnya,
Yayat wowor yang juga seorang advokat dan pemerhati hukum menyesalkan ucapan Mendes yang disinyalir mendengarkan sebelah pihak dan tidak paham bagaimana yabgvterjadi di bawah terutama dalam penyaluran aliran dana desa banyak disalahgunakan oleh oknum perangkat desa.
“Dalam statment anda melukai insan pers yang melaksanakan fungsi kontrol sosial se-Indonesia, anda wajib dicopot dari jabatan anda yang tidak bisa menjaga kata-kata dan marwah elemen kontrol sosial. Dan kepada pak presiden Prabowo Subianto, kami meminta agar segera mencopot
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT),” tegas (tem )








