Komisi 2 DPRD Kabupaten Bandung Barat Bahas Prognosis Realisasi Anggaran Semester 1 Tahun 2026
Bandung Barat – Komisi 2 DPRD Kabupaten Bandung Barat menggelar pembahasan khusus terkait prognosis realisasi anggaran semester pertama tahun 2026. Rapat ini diarahkan untuk mengevaluasi kinerja penyerapan anggaran daerah serta memetakan langkah strategis guna mengoptimalkan pelaksanaan program hingga akhir tahun.
Memimpin pembahasan, Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Bandung Barat Amung Makmur menyampaikan bahwa agenda ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian realisasi anggaran selama enam bulan pertama tahun 2026. Kedua, memetakan potensi dan tantangan pelaksanaan program kegiatan pada enam bulan ke depan, agar target kinerja pemerintahan daerah dapat tercapai secara maksimal.
“Kami meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjelaskan secara rinci tiga poin utama. Yaitu capaian realisasi anggaran yang telah diraih, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program, serta langkah-langkah strategis yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja hingga akhir tahun 2026,” tegas Amung Makmur dalam rapat.
Pembahasan dihadiri oleh sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, di antaranya:
– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)
– Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakan)
– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
– Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Desperindag)
– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Amung Makmur menambahkan bahwa penjelasan rinci dari setiap SKPD menjadi dasar bagi Komisi 2 untuk menjalankan fungsi pengawasan secara efektif. Selain itu, pemetaan kendala sejak dini diharapkan dapat memunculkan solusi bersama, baik melalui intervensi kebijakan DPRD maupun koordinasi antar perangkat daerah, sehingga hambatan penyerapan anggaran dapat segera diatasi.
Hasil dari pembahasan prognosis ini selanjutnya akan dirangkum menjadi rekomendasi resmi Komisi 2. Rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebagai acuan perbaikan kinerja pelaksanaan anggaran daerah pada semester kedua tahun 2026.
Tjandraz.








