Tragedi Cisarua: Longsor Lereng Gunung Burangrang Timbun Puluhan Rumah
BANDUNG BARAT ROIS7
Kawasan Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, dilanda duka mendalam setelah material tanah dan bebatuan dari lereng Gunung Burangrang longsor menyapu pemukiman warga pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 03.00 WIB.
Dampak dan Korban
Hingga laporan terbaru per tanggal 26 Januari 2026, skala kerusakan dan korban jiwa terus bertambah:
Korban Jiwa: Terkonfirmasi 29 orang meninggal dunia. Tim DVI Polda Jabar masih terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah yang ditemukan.
Warga Hilang: Sekitar 61 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Kerusakan Material: Sedikitnya 30 rumah warga tertimbun material lumpur dan bebatuan, serta ratusan warga kini mengungsi di posko darurat Kantor Desa Pasirlangu.
Proses Evakuasi dan Kendala
Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas dikerahkan ke lokasi kejadian. Selain alat berat, tim SAR juga menerjunkan anjing pelacak (K-9) untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan material yang mencapai ketebalan beberapa meter.
Medan yang curam dan kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan utama. Badan Geologi juga telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi longsor susulan, terutama jika hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut.
Faktor Penyebab
Selain curah hujan yang ekstrem, isu alih fungsi lahan di kawasan lereng gunung kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak, termasuk tokoh masyarakat, menekankan pentingnya evaluasi penggunaan lahan di area resapan air untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.
( Red , Selasa 27/01 )








