DPRD CUP Bola Voli Putri 2025 Di Gelar Sukses Tanpak Ekses.

 

Kab Bandung Barat Rois7
Semua orang pasti senang dengan olah raga, baik kalangan tua, mudan, dan anak – anak, karena dengan olah raga tubuh kita akan terjaga sehat dan kuat, pepatah mengatakan Mensana In Korporosano di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

“Ketua DPRD dari Praksi Partai PKS Muhamad Mahdi menuturkan bahwasanya ada beberapa hal tujuan dari di adakanya tournamen bola voli ini, yaitu :
– Tujuan mengadakan turnamen bola voli ini mengenalkan kepada masyarakat Kabupaten Bandung Barat, bahwsanya Kabupaten Bandung Barat punya rumah yaitu inilah rumah rakyat.
– Di informasikan tidak usah ragu – ragu untuk datang ke DPRD Bandung Barat.
– Ketika ada hal – hal atau aspirasi yang perlu di sampaikan tinggal datang saja ke DPRD Bandung Barat.
Ini suatu momentum yang kita lakukan di DPRD ini melalui turnamen bola voli”. pungksnya Muhamad Mahdi.

Kalau persiapan yang matang bukan putri saja melainkan putra juga di laksanakan, bahkan kedepannya bisa di adakan turnamen futsal dan lain – lain lagih.

“Mudah – mudahan ini awal yang baik buat masyarakat Bandung Barat di mana DPRD mengawali dengan turnamen bola voli ini, yang paling pentingnya adalah ajang tali silaturahmi, harmonisasi antara satu Kecamatan dengan Kecamatan yang lain itu menjadi tujuan dan harapkan kita”.

Persiapan untuk turnamen bola voli ini cuman beberapa minggu tidak mencapai satu bulan pun, karena acara turnamen bola voli ini spontan tanpak konsep di jauh – jauh hari.

Dengan menggelar turnamen bola voli ini terlihat sekali bakat – bakat dari atlit – atlit, mudah – mudahan kita bisa kembangkan, bahkan di tahun – tahun kedepannya kita bisa menggali dari tingkatan antar Desa, lalu tingkat Kecamatan, dan barulah bertanding antar Kecamatan itupun harus persiapan lebih matang lagi.

Kalau masalah angaran DPRD cukup lumbayan mengalokasikan untuk olah raga cuman angkanya belum bisa di sebutkan, ini sebuah contoh saja seperti kemarin – kemarin para atlit – atlit yang sudah di berikan sekitar 6 Miliar itu buat anggaran pembinaan para atlit – atlit itu sendiri.

“Bahwa yang namanya olah raga itu sebuah permainan yang mana kuncinya ada empat ( 4 ) yaitu :
– Bersungguh – sungguh dalam bermain atau bekerja keras.
– Harus bekerja dengan ihklas.
– Bahwa permainan itu harus dengan srtategi, dan cerdas.
– Permainan itu harus di tuntaskan, yang artinya permainan itu harus bisa membaca permainan lawan”.

Ketua DPRD Muhamad Mahdi menegaskan “bahwa kami selaku Ketua DPRD mengucapkan selamat bagi pemenang, pesan yang paling penting adalah jangan sampai menyombongkan diri karena kemenangan, dan perlu di ketahui bahwasanya yang namanya permainan itu bisa menang dan bisa kalah”.

 

 

Rois 7 : Tjandraz.