Wujud Kepedulian Camat Ngamprah Terhadap Program Nyaah Ka Indung.
Bandung barat rois7
Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat menggelar acara kegiatan One Day Servise yang di rangkaiykan menjadi satu dengan program Nyaah ka Indung, dalam acara memperingati hari jadi Kabupaten Bandung Barat yang ke 18 Tahun hari ini tanggal 30 Juni 2026.
Program acara kegiatan ini melibatkan juga unsur – unsur dari instansi Bapenda, Disdukcapil, Dinas Sosial, DPMPTSP, dan di dukung dengan program Provinsi Jawa Barat.
Agnes Virganty Camat Ngamprah menuturkan, bahwasanya dengan adanya program Nyaah ka Indung menjadikan wujudnyata perhatian pemerintah kepada para lansia perempuan lanjut usia yang berada di wilayahnya.
Berbekal data dari Kementrian Sosial melalui Dinas Sosial, bahwa Kecamatan Ngamprah 93 orang lansia perempuan yang masuk dalam program ini dari total yang di perkirakan 1.000 lebih lansia perempuan se – Kabupaten Bandung Barat.
“Sesuai data yang diterima by name by address ada 93 orang lansia perempuan di wilayah Kecamatan Ngamprah yang harus menjadi perhatian khusus dalam program Nyaah ka Indung, sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan bentuk pemunahan hak dasar kesejahteraan rakyat lansia perempuan”.jelas nya.
Camat Ngamprah Agnes Virganty mengapresiasi terhadap Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat atas di terbitkannya surat edaran yang menghimbau para ASN untuk turut serta andil dalam bersedekah dan sekaligus memperhatikan Indung – Indung asuh di Kecamatan masing – masing, ini merupakan upaya membangun budaya peduli lansia yang berada di Kabupaten Bandung Barat.
Acara kegiatan yang lainnya di adakan oleh Kecamatan Ngamparah adalah menyediakan layanan terpadu satu hari seperti, pemeriksaan kesehatan gratis, perizinan usaha, pelayanan administrasi kependudukan, pembayaran pajak daerah, dan khitananmasal, kegiatan tersebut serentak di 16 Kecamatan se – Kabupaten Bandung Barat.
Lajutnya Agnes Virganty, untuk hari sabtu tanggal 5 Juli 2025 akan menggelar acara gerak jalan, dorprize, pentas seni lokal, serta hiburan yang di isi oleh para pemuda pemudi Kecamatan Ngamprah, ini merupakan bentuk penguatan budaya gotong royong, maka akan di gelarnya panggung hiburan rakyat ” dari kita, untuk kita, oleh kita”.
Kecamatan Ngamprah menjadi salah satu pelopor program Indonesia Ramah Lasia degan megadakan sekolah khusus bagi Lasia, ini merupakan sebuah wadah edukasi, dan aktivitas positif bagi para lasia yang di adakan rutin setiap bulan.
Manfaat dari sekolah lansia ini sangat besar sekali seperti para lansia bisa belajar bersama, berdiskusi, juga mendapatkan materi kesehatan, keterampilan, dan materi Agama, sama layaknya mendapat pendidikan formal untuk meningkatkan rasa percaya diri serta tarap hidup merka, dan nantinyapun akan di wisuda.
“Tegasnya Agnes Virganty, bahwasanya dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan seluruh elemen – elemen masyarakat, maka Kecamatan Ngamprah berkomitmen menjadikan wilayah yang ramah lansia, di mana para orang tua sepuh tetap di hargai, di jaga kesehatannya, dan di berikan ruang seluas – luasnya untuk tetap aktif dan produktif”.
“Merawat Lansia itu bukan menjadi beban dan hambatan, melainkan sebuah kehormatan, karena dengan tangan merekalah generasi hari ini di besarkan, sudah sepatutnya dan sewajarnya kita hadir untuk mereka di masa hari tuanya”. pungkasnya Agnes Virganty.
Rois 7 : Tjandraz.








