Sidak Serapan Pajak, Bunbun Risnandar Ajak Warga Cipeundeuy Jadi ‘Mata dan Telinga’ Pembangunan
PADALARANG, KBB – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), H. Bunbun Risnandar, S.Ag., M.Si., memberikan peringatan serius mengenai kondisi pendapatan daerah saat menggelar agenda pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (PPPD) TA 2026 di Desa Cipeundeuy, Rabu (21/1/2026).
Politisi senior Fraksi PKB ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Bandung Barat mustahil berjalan maksimal jika sektor pendapatan dari pajak terus mengalami kebocoran atau penurunan kesadaran dari wajib pajak.
Pajak Desa Cipeundeuy Merosot: Warning bagi Pembangunan
Sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah laporan penurunan realisasi pajak di wilayah Cipeundeuy. Kepala Desa Cipeundeuy, Asep Suhendar, secara terbuka mengakui bahwa pendapatan pajak di wilayahnya pada tahun 2025 justru terjun bebas dibandingkan tahun sebelumnya.
”Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Jika pendapatan daerah lesu, maka pelayanan publik seperti kesehatan di Puskesmas atau perbaikan jalan kabupaten pasti akan tersendat,” ujar Bunbun di hadapan perwakilan RT/RW dan tokoh masyarakat.
Transparansi di Balik Layar APBD
Bunbun menjelaskan bahwa sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui ke mana larinya uang pajak mereka. Ia merinci bahwa ruang lingkup pemerintahan bukan hanya soal birokrasi, tapi mencakup:
Pengelolaan APBD: Memastikan setiap rupiah tepat sasaran.
Urusan Wajib: Jaminan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum.
Urusan Pilihan: Pengembangan sektor pariwisata dan pertanian yang menjadi potensi lokal.
”Masyarakat bukan hanya objek pajak, tapi juga pengawas. Saya ingin warga memahami bahwa ketaatan membayar pajak berbanding lurus dengan kualitas jalan dan bantuan sosial yang mereka terima,” tegas legislator dari Dapil I tersebut.
Sinergi Lintas Sektoral
Agenda ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi searah, namun juga bentuk konsolidasi lapangan. Hadirnya unsur BPD, Karang Taruna, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjaga akuntabilitas di tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Desa Cipeundeuy, Asep Suhendar, mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Bunbun Risnandar. Menurutnya, edukasi langsung dari anggota dewan dapat membantu pemerintah desa dalam memberikan pemahaman kepada warga yang selama ini masih apatis terhadap pajak.
”Kehadiran Pak Bunbun memberikan angin segar sekaligus motivasi bagi kami di tingkat desa untuk kembali menggenjot capaian pajak di tahun 2026 ini,” pungkas Asep.
Sidak Serapan Pajak, Bunbun Risnandar Ajak Warga Cipeundeuy Jadi ‘Mata dan Telinga’ Pembangunan
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini






