Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Padalarang Sukses Gelar Turnamen Voli Puteri lintas Kecamatan

​PADALARANG, KBB – Suara riuh suporter dan dentuman bola voli yang memantul keras di Lapangan Baloper Padalarang menjadi penanda kemeriahan perayaan Hari Bhayangkara ke-80 pada Minggu (Juni 2026).
Mengusung tajuk “Polsek Padalarang Cup”, turnamen bola voli puteri ini tidak sekadar menjadi panggung adu bakat, melainkan menjelma sebagai jembatan emosional untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB).
​Sejak pagi buta, area lapangan sudah disesaki oleh ratusan pasang mata. Warga, suporter, dan para atlet dari wilayah Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah tampak memadati lokasi dengan antusiasme tinggi.

Sepanjang hari, tensi pertandingan berjalan sengit namun tetap dibalut oleh semangat sportivitas dan atmosfer
kekeluargaan yang kental.
​Sinergi Lintas Sektor di Garis Lapangan
​Kemeriahan turnamen ini kian terasa berkat hadirnya jajaran unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat. Acara dibuka secara resmi oleh Kapolsek Padalarang, didampingi Danramil Padalarang, serta Camat Padalarang. Tampak hadir pula para Kepala Desa, tokoh adat, hingga jajaran Ketua RW dan RT setempat yang ikut memberikan dukungan moral dari pinggir lapangan.

Kehadiran lintas unsur ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi ruang netral yang menyatukan seluruh lapisan elemen masyarakat.
​Dalam sambutannya, Kapolsek Padalarang, Kompol Kusmawan, S.H., M.H., M.M, mengungkapkan bahwa Hari Bhayangkara adalah momentum bagi Polri untuk merekatkan hubungan dengan warga lewat cara-cara yang humanis.
​”Memperingati Hari Bhayangkara bukan hanya soal mengenang pengabdian, tetapi juga bagaimana Polri hadir lebih dekat dan bermanfaat bagi warga. Melalui olahraga voli ini, kami ingin membangun komunikasi yang santai, akrab, dan menyenangkan,” ujar Kompol Kusmawan.

​Ia juga menambahkan bahwa target utama dari kompetisi ini melampaui raihan trofi. “Sasaran utamanya bukan sekadar siapa yang menjadi juara, melainkan lahirnya persaudaraan yang semakin kuat, hidup sehat, serta terciptanya lingkungan masyarakat yang damai dan harmonis,” tegasnya.
​Mencetak Karakter dan Melahirkan Bibit Atlet Masa Depan.

​Apresiasi serupa juga datang dari Camat Padalarang, Hendi Setiyadi, S.STP, M.Si. Ia memandang turnamen ini sebagai wadah penting untuk membangun karakter positif generasi muda perempuan di wilayahnya.
​”Apapun hasil akhirnya nanti, seluruh peserta adalah pemenang. Semoga ajang ini menjadi pemicu semangat agar olahraga di Padalarang, Ngamprah, dan seluruh Kabupaten Bandung Barat terus tumbuh maju serta melahirkan atlet-atlet andalan di masa depan,” tutur Hendi optimistis.

​Harapan dari Garis Lapangan: Jadi Agenda Tahunan
​Respons positif tidak hanya datang dari jajaran pejabat, tetapi juga dari para pelaku olahraga yang bertanding. Indra Sandi, selaku pendamping sekaligus perwakilan dari Tim S19 asal Desa Cimerang,
menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif dari pihak kepolisian.
​”Terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolsek dan jajaran Polsek Padalarang yang telah memfasilitasi terselenggaranya turnamen ini. Kegiatan seperti ini membawa dampak positif yang sangat besar, menyatukan hati warga sekaligus menjadi wadah menyalurkan bakat,” kata Indra. Ia pun berharap turnamen ini bisa menjadi agenda rutin dengan skala yang lebih besar ke depannya.

​Melalui kesuksesan turnamen voli puteri ini, Polsek Padalarang menegaskan komitmennya di usia Bhayangkara yang ke-80 untuk terus mengabdi secara nyata. Olahraga terbukti sukses menjadi jembatan kokoh dalam merajut keamanan, kedamaian, dan kemitraan yang harmonis antara Polri dan masyarakat Bandung Barat.***( Tjandra )