Bantuan Logistik Longsor Pasirlangu Jadi “Bola Panas”, Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional Ada Penyelewengan, Kami Pidanakan!
BANDUNG BARAT ROIS7
Penyaluran bantuan bagi korban musibah longsor di Desa Pasirlangu kecamatan Cisarua kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat kini berada dalam pengawasan ketat. Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional mencium adanya ketidakterbukaan dalam pengelolaan donasi yang masuk, baik berupa materi maupun logistik. Senin 23/2
Ketua Umum Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional Eddy Hunter, mengecam keras indikasi ketidakjelasan jumlah bantuan yang diterima di lapangan. Menurutnya, meski arus simpati dari berbagai pihak terus mengalir, data mengenai volume dan distribusi bantuan tersebut terkesan “abu-abu”.
Eddy menegaskan bahwa ketidakterbukaan ini tidak hanya merugikan keluarga korban yang sedang berduka, tetapi juga menyudutkan posisi Kepala Desa Pasirlangu sebagai pemangku wilayah.
“Banyak info masuk bahwa bantuan yang datang itu melimpah, tapi jumlah pastinya tidak jelas. Kasihan keluarga korban yang berharap, dan kasihan Kepala Desa yang nanti justru jadi sasaran fitnah akibat manajemen bantuan yang berantakan,” ujar Eddy Hunter dengan nada pedas.
Tidak main-main, Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional mengeluarkan peringatan keras bagi oknum yang mencoba “memancing di air keruh” atau menyunat hak para pengungsi. Eddy menjanjikan langkah hukum yang konkret jika ditemukan bukti adanya pemotongan atau penggelapan bantuan.
Audit Total: Semua pihak diminta mengawasi setiap rupiah dan setiap paket sembako yang masuk.
Laporan APH: Jika ditemukan indikasi korupsi atau pungli, AMAPKN akan langsung menyeret oknum tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH).
“Kami tidak akan segan-segan. Kalau terbukti ada penyelewengan, kami selaku Ketum Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional akan melaporkan langsung ke APH. Jangan coba-coba memakan hak orang yang sedang tertimpa musibah!” tegas Eddy menutup pembicaraan.
( RH )








