Mantan Birokrat KBB Kritik Tajam Kinerja Sekda, Minta Bupati Tegas Evaluasi dan Lakukan Pergeseran

BANDUNG BARAT ROIS7

Kritik tajam bertiup keras menerpa jajaran pimpinan birokrasi di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mantan birokrat KBB, Dadan Supardan, menegaskan bahwa kunci utama pergeseran atau penggantian Sekretaris Daerah (Sekda) berada sepenuhnya di tangan Bupati sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di daerah.
Menurut Dadan, posisi Sekda merupakan sektor paling strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan. Selain menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekda juga berperan vital sebagai “Komandan” seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di KBB.

Namun, Dadan mengingatkan jika dalam perjalanannya ditemukan indikasi penyelewengan dan ketidaksesuaian dengan aturan rule of the game serta Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), maka tindakan tegas tidak boleh ditunda lagi.

“Kunci pergeseran Sekda itu ada di tangan Bupati. Sepanjang ada hasil pengawasan, temuan, serta evaluasi kinerja yang menunjukkan Sekda sudah tidak berjalan sesuai rule of the game dan tupoksinya, ya segera dievaluasi alias digeser saja,” ujar Dadan Supardan dengan nada tegas.

Ia meyakini, Kabupaten Bandung Barat tidak kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas untuk memimpin birokrasi. Banyak figur dan calon Sekda lain yang sangat mumpuni serta memenuhi syarat secara regulasi untuk menduduki jabatan tertinggi ASN tersebut.

Dadan juga menyoroti pencapaian Visi dan Misi Bupati KBB “Amanah” yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, hingga saat ini masih banyak poin-poin strategis dalam RPJMD yang belum terealisasi secara maksimal dan belum menyentuh masyarakat hingga ke pelosok KBB.

“Melihat Visi Misi Bupati ‘Amanah’ di RPJMD, masih banyak hal yang belum terwujud dan dirasakan langsung oleh masyarakat pelosok KBB. Karena itu, butuh komandan ASN yang responsif dan mampu menerjemahkan visi tersebut,” tambahnya.

Dadan menyarankan agar calon-calon Sekda pengganti yang telah memenuhi kualifikasi segera diuji kelayakannya secara terbuka dan transparan melalui mekanisme manajemen talenta (talent management).

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan KBB dipimpin oleh Sekda yang benar-benar profesional, berintegritas, dan mampu mengawal pembangunan daerah. Ujarnya saat ditemui di sekretariat Jumat ,25/9

( Red)