Tegaskan Disiplin dan Satu Komando, Wakil Ketua Chandra Pimpin Introspeksi di Rakor Aswin KBB

NGAMPRAH – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Internasional (Aswin) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar momentum penting berupa silaturahmi Halal Bihalal sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) strategis. Bertempat di Kantor Sekretariat Aswin KBB, Kampung Campaka, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, pada Sabtu (11/04/2026), acara ini menjadi wadah evaluasi dan penguatan fondasi organisasi.

Dalam pertemuan yang dihadiri seluruh jajaran pengurus dan anggota ini, Wakil Ketua DPC Aswin KBB, Chandra, tampil menjadi sorotan utama dengan menyuarakan pentingnya tata kelola yang rapi dan kedisiplinan tertinggi.

Chandra menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja yang bagus, tetapi juga oleh bagaimana setiap elemen dapat bergerak selaras dalam satu komando. Ia menekankan agar tidak ada anggota yang bergerak sendiri-sendiri atau di luar koridor yang telah ditetapkan.

“Saya ingin menegaskan kembali, koordinasi satu pintu adalah harga mati. Kita tidak boleh bekerja secara parsial tanpa arah yang jelas. Disiplin bukan sekadar soal administrasi, melainkan bagaimana kita menjaga marwah dan nama baik Aswin di hadapan publik dan pemerintah,” tegas Chandra dengan tegas di hadapan para hadirin.

Lebih lanjut, Chandra mengingatkan bahwa soliditas adalah kunci utama. Tanpa kepatuhan terhadap aturan dan komunikasi yang lancar antara anggota dan pengurus harian, visi besar organisasi akan sulit terwujud. Pesan ini disampaikan untuk memastikan bahwa Aswin KBB dapat bergerak dinamis dan profesional ke depannya

Sementara itu, Ketua DPC Aswin KBB, Budiana yang akrab disapa Budi Jabrig, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para pengurus dan anggota. Ia menekankan bahwa kekuatan terbesar Aswin KBB terletak pada rasa kebersamaan dan memiliki.

“Tanpa sinergi yang kuat, agenda besar organisasi mustahil bisa terwujud. Mari kita jaga kekompakan ini sebagai aset berharga,” ujar Budiana.

Senada dengan itu, Sekretaris DPC, Dadang Suyud, memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan dalam waktu dekat dan memohon dukungan penuh dari seluruh elemen organisasi agar roda organisasi terus berputar.

Suasana rakor berlangsung dinamis dan kritis saat Pembina Organisasi, Abah Dedi, memberikan evaluasi terkait tingkat kehadiran yang dinilai belum maksimal. Ia memberikan peringatan keras terkait komitmen keanggotaan.

“Kami membutuhkan orang-orang yang benar-benar berdedikasi, bukan sekadar numpang nama. Jika ingin bernaung di sini, tunjukkan kontribusi dan kepatuhan. Jika tidak, lebih baik tidak usah bergabung,” tandas Abah Dedi.

Salah satu fokus utama pertemuan ini adalah penertiban administrasi. Penasihat, Nandang (Nagon), menjelaskan bahwa penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) tidak akan diberikan secara cuma-cuma, melainkan sebagai bukti keseriusan dan kontribusi nyata anggota.

“Tertib administrasi adalah syarat mutlak agar kita dihormati. KTA hanya diberikan bagi mereka yang benar-benar serius membesarkan organisasi,” jelasnya.

Dewan Kehormatan, H. Ade, juga memberikan masukan strategis mengenai pentingnya pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan untuk memperluas jangkauan dan pengaruh Aswin di seluruh wilayah KBB. Sementara itu, Kuasa Hukum, Eber Simbolon, S.H., memberikan pembekalan terkait legalitas dan citra profesional organisasi.

Acara yang juga dihadiri oleh jajaran Humas dan Ketua Bidang ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Meskipun diwarnai dengan evaluasi yang keras, suasana kekeluargaan tetap terjaga, menandakan semangat baru bagi Aswin KBB untuk menjadi organisasi yang lebih solid, disiplin, dan profesional di bawah arahan kepemimpinan kolektif.**