Transformasi Birokrasi Bandung Barat, Langkah Maju Era Baru di Bawah Kepemimpinan Jeje Ritchie Ismail

Bandung Barat Rois7

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali mengukir sejarah baru dalam tata kelola birokrasi. Pada Jumat (11/9/2026), Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lantai 2 Sekretariat Daerah.

Momen ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya, seluruh proses pengisian jabatan mulai dari tahap seleksi hingga pelantikan dilakukan secara utuh melalui sistem Manajemen Talenta ASN.

Langkah progresif ini membuktikan komitmen kuat Pemkab Bandung Barat dalam menghadirkan birokrasi yang transparan, profesional, dan akuntabel. Dilaksanakan sesuai regulasi dan didampingi langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), sebanyak 11 pejabat yang terdiri dari 7 pejabat mutasi dan 4 pejabat promosi ini terpilih berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang terukur.

Era Baru Birokrasi Berbasis Merit
Bupati Jeje Ritchie Ismail menegaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta bukan sekadar proses administratif, melainkan fondasi utama untuk membangun pelayanan publik yang prima.
“Manajemen Talenta menjadi fondasi tata kelola yang objektif, profesional, akuntabel, dan berbasis merit. Ini bukan proses kebetulan, melainkan hasil data yang terukur dan telah mendapat dukungan resmi BKN,” ujar Jeje.

Pendekatan berbasis data dan kompetensi ini terbukti membuahkan hasil membanggakan. Tepat dua hari sebelum pelantikan, pada 9 September 2026, Pemkab Bandung Barat sukses meraih Peringkat Pertama Implementasi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN Tahun 2026 dari Kantor Regional III BKN Bandung. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Bandung Barat kini berada di jalur yang benar dalam reformasi birokrasi.

Fokus Kerja Nyata untuk Masyarakat
Melalui pelantikan ini, Bupati menekankan bahwa posisi baru bukanlah akhir dari proses, melainkan awal pembuktian kinerja di lapangan. Seluruh pejabat baru dituntut bergerak cepat, beradaptasi, dan langsung menyelesaikan berbagai tantangan di wilayah kerja masing-masing.

“Jabatan jangan berhenti hanya pada posisi dan wewenang. Saya ingin jabatan melahirkan kerja, kerja melahirkan hasil, dan hasilnya memberikan kemanfaatan nyata bagi warga Bandung Barat,” tegas Bupati Jeje.

Para pimpinan baru ini dibekali empat arahan utama: melakukan pembenahan instansi, menjaga integritas, memegang teguh amanah, serta memastikan setiap program memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat. Kinerja seluruh pejabat juga akan dievaluasi secara berkala guna menjamin kualitas pelayanan publik tetap terjaga.
Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik

1. R. Eriska Hendrayana, S.IP., MM – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
2. Dr. Moch Lukmanul Hakim, S.Sos., M.Si – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
3.. Anni Roslianti, ST., MM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
4. Rega Wiguna, S.STP., M.I.PP – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah
5. Drs. Imam Santoso Mulyo Raharjo, M.Pd – Kepala Dinas Pendidikan
6. Heru Budi Purnomo, S.Sos., M.Si – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
7. Drs. Tony Prihantoro, M.T., S.Sos – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah
8. Dra. Hj. Rina Marlina – Kepala Badan Pendapatan Daerah
9. Yoga Rukma Gandara, ST., MT – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
10. dr. Lia Nurliana, M.M – Kepala Dinas Kesehatan
11. Dr. Yunita Nur Fadilla, S.Psi., M.I.P – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Dengan hadirnya jajaran kepemimpinan baru yang berintegritas dan berkompeten, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat optimistis dapat mengakselerasi pembangunan daerah dan memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan seluruh masyarakat.
( Tjandra)