Kondisi Jalan Nangeleng-Sirnaraja Kian Memprihatinkan, Warga Ancam Perbaikan Swadaya
BANDUNG BARAT ROIS7
Kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Bandung Barat kembali menuai sorotan. Kali ini, ruas jalan Nangeleng-Sirnaraja-Kanangasari, Kecamatan Cipeundeuy, kondisinya kian memprihatinkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi aspal yang sudah terkelupas total, menyisakan hamparan kerikil tajam, lubang-lubang besar, serta tanah yang licin saat diguyur hujan. Kerusakan ini membentang sepanjang kurang lebih 3 kilometer, menjadi ancaman nyata bagi mobilitas masyarakat desa setempat.
Suhandi, yang akrab disapa Rawing, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi jalan yang tak kunjung mendapatkan perbaikan serius dari pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa sudah banyak pengendara roda dua yang menjadi korban kecelakaan akibat terperosok di jalan tersebut.
“Banyak pengendara roda dua yang jatuh, apalagi saat musim hujan seperti sekarang. Jalan ini akses vital, tapi kondisinya hancur total sepanjang 3 kilometer,” ujar Suhandi saat ditemui di lokasi, Senin (6/4/2026).
Lebih lanjut, Suhandi menegaskan bahwa jika Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat terus membiarkan kondisi ini tanpa ada tindak lanjut perbaikan, masyarakat tidak akan tinggal diam. Pihaknya berencana akan mengambil langkah tegas dengan melakukan perbaikan secara swadaya bersama warga lainnya.
“Kami sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi karena menyangkut keselamatan nyawa. Kalau tidak ada perbaikan dari Pemda KBB, kami beserta masyarakat sepakat akan berswadaya memperbaiki jalan ini agar tidak ada lagi korban kecelakaan,” tegasnya didampingi sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Masyarakat Desa Sirnaraja berharap Pemda KBB segera merespons aspirasi ini. Mereka meminta agar dinas terkait segera turun ke lapangan dan memberikan solusi nyata untuk memperbaiki ruas jalan tersebut sebelum kondisi semakin parah dan jatuh korban jiwa
( Red )








