Haji Bana Sopandi, S.Pd.I: Santri Memiliki Peran Sentral dalam Pembangunan NKRI
Bandung Barat Rois7
Dalam sebuah acara diskusi keagamaan yang diadakan di Bandung, Haji Bana Sopandi, S.Pd.I, seorang tokoh agama dan pendidikan terkemuka, menyampaikan pandangannya mengenai peran santri dalam pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Beliau menekankan bahwa santri memiliki peran sentral dan strategis dalam berbagai aspek pembangunan nasional.Selasa 21/10
“Santri bukan hanya penjaga tradisi dan nilai-nilai agama, tetapi juga agen perubahan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya,” ujar Haji Bana Sopandi. Beliau menambahkan bahwa pendidikan yang diperoleh di pesantren tidak hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga dengan keterampilan hidup dan kemampuan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman.
Haji Bana Sopandi juga menyoroti pentingnya peran santri dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan di pesantren, seperti moderasi, inklusivitas, dan toleransi, sangat relevan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan damai.
“Santri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka harus mampu menjadi contoh dalam bertoleransi dan menghargai perbedaan,” tegasnya.
Selain itu, Haji Bana Sopandi juga mengajak para santri untuk aktif terlibat dalam pembangunan ekonomi. Ia mendorong para santri untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja sendiri. Menurutnya, dengan berbekal ilmu agama dan keterampilan yang dimiliki, santri mampu menciptakan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Santri harus berani mengambil peran dalam pembangunan ekonomi. Mereka harus mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian negara,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Haji Bana Sopandi juga mengapresiasi peran pesantren dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia berharap pesantren terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu menghasilkan santri-santri yang berkualitas dan mampu bersaing di era global.
“Pesantren adalah aset bangsa yang harus kita jaga dan kembangkan. Saya berharap pesantren terus menjadi pusat pendidikan yang menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas,” pungkasnya.
Pernyataan Haji Bana Sopandi ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam memberdayakan pesantren dan santri sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Diharapkan, dengan dukungan dari berbagai pihak, santri dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
( Ags )








