Dadan Supardan alias Otong Siap Bawa Desa Batulayang Lebih Maju dan Berbeda Menuju 2027

BANDUNG BARAT ROIS7

Sosok Dadan Supardan, yang akrab disapa Otong, mulai menyampaikan gagasan dan komitmennya untuk mendorong kemajuan Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dalam menghadapi arah pembangunan desa menuju 2027 dan tahun-tahun berikutnya.

Dengan membawa semangat perubahan, Dadan Supardan menyatakan kesiapannya untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan Desa Batulayang yang lebih maju, mandiri, inovatif, serta memiliki pelayanan dan pembangunan yang semakin dirasakan masyarakat.

Menurut Dadan, kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, transparansi pemerintahan, serta terbukanya ruang partisipasi bagi masyarakat.

“Saya ingin Desa Batulayang ke depan menjadi desa yang lebih maju dan berbeda, bukan hanya dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari cara memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mengembangkan potensi yang dimiliki desa,” ujar Dadan Supardan alias Otong.

Ia menilai Desa Batulayang memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan apabila dikelola dengan perencanaan yang matang dan melibatkan masyarakat.

Salah satu gagasan yang menjadi perhatian adalah penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal, pengembangan potensi desa, peningkatan kapasitas generasi muda, serta pemanfaatan teknologi dan media digital sebagai bagian dari promosi potensi desa.

Dadan juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat. Menurutnya, aspirasi warga perlu menjadi salah satu dasar dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan.

“Desa itu milik masyarakat. Karena itu, setiap pembangunan harus mendengar kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Kita ingin membangun bersama, bukan membangun sendiri-sendiri,” katanya.

Memasuki arah pembangunan 2027, Dadan berharap Desa Batulayang dapat memiliki terobosan yang mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, lembaga desa, serta berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Desa Batulayang.

Baginya, perubahan membutuhkan kebersamaan, kerja nyata, dan konsistensi.

“Kalau kita ingin Batulayang lebih maju dan berbeda, tentu tidak bisa dilakukan oleh satu orang. Dibutuhkan kebersamaan seluruh masyarakat. Mari kita bangun Batulayang dengan semangat perubahan dan kerja nyata untuk masa depan yang lebih baik,” tutur Dadan.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari harapan agar Desa Batulayang ke depan mampu berkembang menjadi desa yang lebih inovatif, produktif, transparan, dan memiliki daya saing, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kebersamaan serta kearifan masyarakat setempat.

Catatan: Pernyataan dan visi dalam berita ini merupakan pandangan serta gagasan Dadan Supardan alias Otong dan bukan merupakan klaim bahwa program-program tersebut telah dilaksanakan atau telah ditetapkan sebagai kebijakan resmi Desa Batulayang.

( Gara)