JUMAT BERKAH, H. G. GUNAWAN, S.H., M.H. GELAR SANTUNAN UNTUK 1.000 ANAK YATIM DI CIHAMPELAS
Momentum Kepedulian Sosial dan Doa Bersama Mengenang 40 Hari Wafatnya Ir. Windroyo bin Soegeng Setjohadikusumo
CIHAMPELAS, KABUPATEN BANDUNG BARAT — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama menjadi landasan kegiatan santunan anak yatim dalam program Jumat Berkah yang diselenggarakan oleh keluarga besar H. G. Gunawan, S.H., M.H., bersama Hj. Wulan Kurniasih. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan sebanyak 1.000 anak yatim dan bertempat di kediaman H. G. Gunawan, S.H., M.H., Jalan Cipanji, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan solidaritas di tengah kehidupan bermasyarakat.
Program santunan anak yatim melalui kegiatan Jumat Berkah memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memberikan bantuan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, mempererat hubungan antarsesama, serta mengingatkan masyarakat akan pentingnya berbagi rezeki dan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitarnya.

Anak-anak yatim merupakan bagian dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Dukungan dari keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak diharapkan dapat menghadirkan semangat positif bagi mereka dalam menjalani kehidupan serta meraih masa depan yang lebih baik.
Diisi Doa Bersama dan Tahlil
Selain agenda santunan, kegiatan ini juga berkaitan dengan doa bersama dan tahlil untuk mengenang 40 hari wafatnya Ir. Windroyo bin Soegeng Setjohadikusumo. Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum untuk mendoakan almarhum sekaligus mempererat silaturahmi di antara keluarga, kerabat, dan masyarakat yang hadir.
Melalui doa bersama, para hadirin diharapkan dapat mengambil hikmah tentang pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama, memperkuat nilai kekeluargaan, serta menjadikan kehidupan sebagai kesempatan untuk terus menebarkan kebaikan.
Peringatan 40 hari wafatnya almarhum juga menjadi ruang refleksi bagi keluarga dan masyarakat untuk mengenang sosok yang telah berpulang melalui doa serta kegiatan yang memberikan manfaat bagi sesama. Semangat berbagi dalam kegiatan santunan ini diharapkan menjadi bagian dari nilai kebaikan yang terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menumbuhkan Kepedulian dan Solidaritas Sosial
Penyelenggaraan santunan kepada 1.000 anak yatim diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi para penerima. Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama.
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, kegiatan sosial seperti ini memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan kemanusiaan. Kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk besar, tetapi dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara tulus dan berkelanjutan.
Melalui program Jumat Berkah, semangat gotong royong dan kebersamaan diharapkan terus terpelihara. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial menjadi salah satu unsur penting untuk membangun lingkungan yang harmonis, saling mendukung, dan memiliki kepekaan terhadap kondisi sesama.
Kegiatan santunan ini juga menjadi pengingat bahwa anak-anak yatim membutuhkan perhatian yang tidak hanya hadir pada momentum tertentu, tetapi juga dukungan moral dan sosial secara berkesinambungan. Dengan adanya kepedulian bersama, diharapkan mereka dapat merasakan lingkungan yang lebih hangat, aman, dan penuh dukungan.
Jumat Berkah sebagai Wujud Nyata Berbagi
Keluarga besar H. G. Gunawan, S.H., M.H., melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus menginspirasi tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian di tengah masyarakat. Program sosial yang berorientasi pada kemanfaatan bersama menjadi salah satu cara untuk memperkuat ikatan persaudaraan serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Jalan Cipanji, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, ini diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan semangat keagamaan dengan aksi sosial yang nyata.
Santunan kepada anak yatim, doa bersama, dan tahlil menjadi rangkaian kegiatan yang mengandung pesan tentang pentingnya keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama manusia.
Pada akhirnya, esensi Jumat Berkah bukan semata-mata terletak pada jumlah bantuan yang diberikan, melainkan juga pada ketulusan, kepedulian, dan keberlanjutan semangat berbagi. Setiap bentuk perhatian yang diberikan diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Jumat Berkah: Menebar Kepedulian, Merajut Silaturahmi, Mengenang dengan Doa, dan Menghadirkan Kebahagiaan bagi Sesama.








