Bandung Raya Rois7

Ir Apung Hadiat Purwoko, MSI, menyerukan agar budaya perelek lebih digalakkan sebagai bentuk sumbangan sosial yang efektif dari, oleh, dan untuk masyarakat. Menurutnya, tradisi perelek memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.Rabu,8/10

“Budaya perelek ini sangat bagus karena prinsipnya dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Ini adalah wujud gotong royong yang nyata, di mana setiap individu berkontribusi sesuai kemampuannya untuk kepentingan bersama,” ujar Ir Apung Hadiat Purwoko MSi saat di temui di sekretariat nya

Ia menjelaskan bahwa perelek tidak hanya terbatas pada sumbangan berupa uang, tetapi juga bisa berupa barang, tenaga, atau keahlian. Dengan demikian, semua anggota masyarakat dapat berpartisipasi aktif sesuai dengan potensi yang dimiliki.

“Perelek ini fleksibel, bisa berupa apa saja yang bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya, ada yang menyumbang beras, ada yang menyumbang tenaga untuk membangun fasilitas umum, atau ada yang memberikan pelatihan keterampilan,” tambahnya.

Apung juga menekankan pentingnya pengelolaan perelek yang transparan dan akuntabel. Ia menyarankan agar setiap kelompok masyarakat memiliki mekanisme pengelolaan yang jelas dan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh anggota.

“Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci keberhasilan perelek. Dana atau barang yang terkumpul harus dikelola dengan baik dan digunakan untuk kepentingan yang jelas, serta dilaporkan secara berkala kepada seluruh anggota,” tegasnya.

Ia berharap, dengan menggencarkan budaya perelek, masyarakat dapat lebih mandiri dan berdaya dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan ekonomi. Selain itu, perelek juga dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.imbuhnya

  • ( RH)